Rabu, 15 Oktober 2014

Kesalahan itu adalah Teman kita untuk Maju

Anda belajar mati-matian dan kemudian dapat nilai 100 dalam ujian, Anda senang, berbahagia, bersuka cita, wajar. Tapi bagaimana kalau seandainya Anda belajar mati-matian dan kemudian hanya dapat nilai 60 dalam ujian, Anda sedih, kecewa, berduka cita. Kenapa begitu? Kenapa setelah belajar mati-matian dan walaupun hanya dapat nilai 60 anda tidak bisa bahagia?

Jawaban paling masuk akal adalah karena kita manusia, lumrah bagi kita untuk merasa kecewa, sedih dan mungkin kesal karena usaha tidak membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan.

Namun mari kita terlusuri, bukannya anda sudah belajar mati-matian? lalu kenapa cuman dapat nilai 60? ingat lagi ketika anda menjawab soal-soal yang anda jawab salah, kenapa anda salah menjawab? apakah anda tidak tahu jawabannya? kenapa anda tidak tahu? apakah anda tidak mempelajari hal yang ditanyakan dalam soal itu? kalau jawabannya iya, berarti kesalahannya adalah soal yang diberikan pada anda bukanlah bagian dari materi yang anda pelajari. coba kalau semua soal yang diberikan adalah materi-materi yang sudah anda pelajari. tentu anda bisa dapat 100.

Dalam kehidupan juga seperti itu, misalkan ketika anda berusaha membuat bisnis, walaupun sudah berusaha keras, tapi ternyata hasilnya tidak sesuai dengan harapan anda. terus bagaimana? kita mesti evaluasi, dimana letak kesalahan kita. lalu mencari jawabannya, kemudian memperbaikinya.

setiap kesalahan membuat anda semakin maju, semakin tahu dan semakin ahli, semakin sering salah, semakin ahli. semakin bisa. semakin sempurna. menurut otak kanan saya, dalam sekolah mestinya sistem seperti ini diterapkan. murid dikasih soal, lalu setiap siswa yang salah dalam menjawab soal disuruh belajar lagi di rumah, besoknya dilakukan lagi ujian. Ingat bahwasanya Kesalahan itu adalah Teman kita untuk Maju. Bukannya kegagalan, Kegagalan itu adalah berdiam diri, menyerah, kalau anda terus bergerak itu sih bukan kegagalan , tapi proses maju.

Kalau Mau Sukses Kejarlah Penderitaan

Siapa yang tidak pernah mendengar kalimat ini "Hidup itu perjuangan"
Bagi saya itu terdengar seperti "Hidup itu susah kita mesti berjuang". Kalimat ini biasanya diucapkan oleh seorang pemalas. pemimpi disiang bolong yang baru menyadari bahwa hidup itu adalah perjuangan. baru tau dia hehehe ..

sementara itu orang lain, kaum-kaum sukses di dunia ini menyadari bahwa "Perjuangan itu Hidup"
mereka dari awal tahu bahwa perjuanganlah yang membuat hidup mereka lebih baik. tidak seperti para pemimpi yang kerjanya duduk-duduk dan kemudian khawatir dengan masa depan, lalu ketika dapat kesulitan berkata. hidup itu perjuangan

Coba anda lihat, Pohon kelapa, Hidup dipantai, angin kencang tapi karena angin kencang itulah akarnya semakin dalam dan semakin kuat. karena angin kencang dia tumbuh menjadi sebuah pohon dengan akar yang kuat dan dalam.

Karena angin kencang itulah pohon kelapa menjadi lebih hidup.

Manusia juga sama, karena kesusahan, penderitaan, kesedihan, kekecewaan lah yang menjadikan mereka semakin hidup, semakin kuat, semakin menjadi pribadi yang mengkilau dan berharga, menjadi pribadi yang makin berkualitas. kalau mau sukses kejarlah penderitaan. semakin anda menderita semakin anda membuktikan anda bekerja keras. jangan mau jadi pemalas yang kerjanya mengikuti keinginan dagingnya.

Minggu, 12 Oktober 2014

Elysa Sukses Mendulang Ratusan ribu dolar setiap bulan dari Adsense

Aku punya teman, namanya mbak elysa. Dia seorang senior internet marketing atau yang biasa orang-orang sebut mastah. Aku kenal betul siapa mbak elysa, dulu sejak kami masih satu kost di depok. Dia setiap hari kuliah sama seperti kami penghuni kost lainnya. Namun yang berbeda adalah, mbak elysa ini sehabis pulang kuliah tidak pernah kemana-mana, seingat saya hampir 2 tahun dia selalu seperti itu, sampai-sampai kami tidak menyukai dia karena menganggap dia kurang gaul atau tidak mau bergaul dengan orang lain.

Waktu itu pernah sesekali saya main kekamar mbak elysa. Di dinding kamarnya ada sebuah papan board bertuliskan hal-hal yang dia mau lakukan, juga didindingnya banyak sekali tulisan-tulisan yang ditempel. Saya paling ingat betul salah satu tulisan yg tertempel besar-besar yaitu Elysa pasti sukses.

10 tahun sudah berlalu, bulan lalu saya secara tidak sengaja bertemu lagi dengan mbak elysa disalah satu mall di jakarta. Saya kaget melihatnya, dia sangat berbeda dengan waktu masih kuliah dulu. Dulu seperti orang tidak terawat, tapi sekarang dia benar-benar cantik. kulitnya bersih, putih, giginya aja putih bersih. Cantik banget dah pokoknya, mulus kayak syahrini. Karena sudah lama tidak ketemu kami kemudian duduk disalah satu kafe di mall tersebut.

Kami ngobrol panjang lebar, dan waktu itu saya sempat menanyakan kegiatan mbak elysa. Dia cuman menjawab bisnis internet. Setelah cukup lama kami pun memutuskan untuk pulang. sebelum pulang mbak elysa mengundang saya untuk datang ke pernikahan adeknya. saya cuman mengatakan InsyaAllah akan datang.

Bersambung ...